Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (16)

Kemudian Sayyidatuna Khadijah menghampiri Nabi Saw. dengan penuh kasih sayang, merawat, membersikan dan mengusap bekas darah dan memar yang ada di wajah Rasulullah Saw. akibat pukulan-pukulan orang Quraisy. Tanpa disadari Sayyidastuna Khadijah meneteskan air mata dan bertanya atas apa yang terjadi, Nabi pun menceritakannya.

Suatu hari Rasulullah Saw. keluar, dan Sayyidatuna Fatimah mengikuti di belakangnya. Menuju ke Ka’bah kemudian Nabi melakukan sholat dan Fatimah duduk di sampaing ayahnya. Sedangkan di samping Ka’bah orang-orang Quraisy sedang berkumpul. Tiba-tiba datang salah satu dari mereka membawa bungkusan yang berisi kotoran dan darah onta yang baru melahirkan yang sangat bau dan menjijikkan, mendekati Nabi Saw. dan menuangkannya di punggung, leher serta kepala Nabi Saw..

Mereka menertawakan Rasulullah Saw.. Bergembira, menari-nari sambil bertepuk tangan. Bahkan ada yang sampai jatuh terlentang karena terlalu kuat tertawa. Rasulullah Saw. tetap khusyuk dalam sujudnya. Sayyidatuna Fatimah menangis dan menghampiri ayahnya. (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s