Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (33)

Kepergian istri dan paman beliau Saw. menjadikan cobaan yang beliau terima begitu berat,
segala macam ujian dan cobaan terus bertubi-tubi dan silih berganti menimpa Rasulullah Saw..
Seluruh orang kafir Quraisy menjadi gembira dan senang menyakiti Rasulullah Saw.. Mulai dari budak-budak, orang dewasa, anak-anak kecil maupun besar, laki-laki juga perempuan.Mereka semua menjadikan Rasulullah Saw. sebagai tempat cacian dan ejekan. Mereka tetap keras kepala tidak menerima ajakan Nabi Saw..

Rasulullah Saw. tetap sabar dan terus berusaha.. berusaha.. dan berusaha.. Menghampiri setiap tempat-tempat keramaian. Ke sana dan ke sini, menuju ke perbatasan untuk menghadang setiaporang yang menuju ke Makkah. Tapi mereka tetap keras kepala dan terus menyakiti Rasulullah Saw.. Melihat hal ini, Rasulullah Saw. mengalihkan tujuan untuk menuju kota Tha’if. Beliau bergegas dan kedua putri beliau Fatimahdan Ummu Kultsum mengantarkan sang ayah untuk melepas kepergiannya..
(bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s