Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (100)

Suatu hari Rosul Allah SAW lewat di depan rumah Fathimah, sedang Fathimahsaat itu dalam keadaan yang sangat amat letih karena pada malamnya Fathimah merawat anak-anaknya, yang ini menangis, yang ini membangunkannya , juga letih karena membereskan rumah. Setelah semalaman begadang dan terasa sangatletih, maka Sayyidatuna Fathimah setelah Sholat Shubuh langsung berbaring oleh karena sangatnya capek.
Ketika masuk, Rosul Allah SAW menemukan sang putri dalam keadaan tidur sebelum masuk Isyrok, yang mana termasuk Sunnah Rosul Allah SAW adalah duduk setelah Sholat Shubuh sampai Isrok untuk beribadah, maka NabiSAW berkata, “Wahai Putriku, Fathimah bangunlah..!”
Nabi Saw pun menggerakkan Fathimah dengan kakinya.
Mungkin terlintas di benak kita bagaimana tega Rosul Allah Saw. Bukankan Beliau penuh rahmat?
Tapi orang zaman sekarang atau mungkin salah satu dari kita ketika melihat anak kita atau putri kita tidur, tidak sholat Shubuh yang mana itu Sholat Fardhu, kita berkata, “Biarkan.. Biarkan.. Jangan di bangunkan, kasihan dia capek!”
(bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s