Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (38)

Maka onta pun tergulingkan, jatuhlah Sayydatuna Fatimah dan Ummu Kultsumdari atas onta, tubuh kedua putri Nabi Saw. terluka dan berdarah, jadi bertambahlah rasa sakit yang diderita serta daya tahan tubuh mereka melemah. Di mana mereka berdua belum sembuh benar dari rasa sakit dan derita bekas pemboikotan. Tubuh Sayyidatuna Fatimah dan Ummu Kultsum sangat memprihatinkan.

Sampailah kabar ke Nabi atas apa yang telah dilakukan orang yang dhalim dan kafir, yang tidak mengerti sopan santun dan hati nurani.
Bagaimana bisa keluar hanya ingin menyakiti perempuan?
Ke mana pergi kejantanannya?

Nabi menahan rasa sakit tersebut dan menyimpannya, sehingga datang “Fathu Makkah ” di tahun ke-8 hijriyah. Nabi Saw. bersabda: “Siapa saja di antara kalian yang menemukan Huwairits bin Nugait maka bunuhlah walaupun dia bergelantungan di tirai Ka’bah.” Dan siapakah orang yang beruntung ini yang akan membunuh orang yang keji dan dhalim ini sehingga dapat mengobati hatiUmat Islam dan mengobati hati Zahro’ atas apa yang telah dilakukan atasnya.. (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s