Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (66)

Di rumah yang sangat sederhana ini, mereka pun tertimpa bermacam-macammusibah yang harus menimpa, mulai darikefakiran sampai kesusahan. Suatu saat ketika Sayyidina Ali datang, beliau melihat Sayyidatuna Fatimah, tangan putri Rasulillah terasa kasar, dan tampak di pundaknya bekas hitam, karena kesehariannya memikul air. Sayyidatuna Fatimah telah bekerja hingga letih, keringatnya pun bercucurandari tubuhnya.

Melihat hal tersebut, Sayyidina Ali berkata “Wahai putri Rasulillah, sesungguhnya ayahmu telah mendapat bagian dari rampasan perang, tidakkah engkau pergi dan meminta kepada ayahmu seorang pembantu?”
Sayyidatuna Fatimah menjawab “Wahai suamiku, sesungguhnya aku sangat maluuntuk mengatakan hal itu.”
Sayyidina Ali berkata “Pergilah dan kabarkan pada ayahmu.”

Kemudian Sayyidatuna Fatimah pergi, akan tetapi ia tidak menemukan ayahnya, maka ia mengabarkan kepada Sayyidatuna Aisyah. Maka Sayyidatuna Aisyah pun menyampaikan kabar tersebut pada Rasulullah Saw. .. (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s