Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (79)

Suatu hari Rasulullah Saw. datang dari berpergian, beliau masuk ke masjid, sholat, kemudian langsung kerumah Fatimah. Ketika masuk ke rumah Fatimah, ia menangis melihat keadaan ayahnya yang tampak letih dan lelah, serta tubuhnya dipenuhi debu bekas perjalanan jauh. Maka Fatimah dalam keadaan menangis bergegas membersikan debu di wajah ayahnya. Fatimah menangis, menangis, dan terus menangis.

Melihat hal tersebut, Rasulullah berkata”Jangn kau bersedih wahai putriku, jangan bersedih, karena Allah akan menampakkan agama ini.” Maka Nabi Saw. mengusap tetesan air mata, dan meredakan tangisan putrinya.

Ini semua karena cintanya Sayyidatuna Fatimah pada ayahnya, tidak mampu melihat ayahnya dalam keadaan ini. Sayyidatuna Fatimah tahu siapakah ayahnya. Akan tetapi, Nabi Saw. tidak pernah meninggalkan usahanya, kelapangannya, serta kemampuannya kecuali dipergunakan di jalan Allah dan demi kejayaan agama ini.. (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s