Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (117)

Sang bungapun bersedih melihat sang ayah kehilangan anak-anaknya yang mana tidak tersisa melainkan ia. Hanya Fathimah anak satu-satunya. Hanya Fathimahlah keluarganya. Hanya Fathimahlah yang membuatnya tenang. Hanya Fathimahlah yang dapat meringankan kesedihannya. Hanya Fathimah yang menjadi teman duduk Rosulullah Saw. Fathimahlah yang selalu
menyertainya di setiap keadaannya, bahkan menghadiri pembaiatan yang juga hadir bersama ayahnya dalam “Mubahalah” ketika turun Firman Allah yang berbunyi, (artinya) “Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu) maka katakanlah (kepadanya) ‘Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la’nat Allah di timpakan kepada orang-orang yang berdusta.” (al-‘Imran:61)

bersambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s