Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (123)

Sang Zahro’ telah di tinggal sang bunda juga semua saudari-saudari nya. Dan, hari ini ia kehilangan kekasih tercinta ini, al-Habib Shallallahu ‘Alayh Wa Sallam. Bagaimana ia bisa hidup setelah ia di tinggal pergi…? Hatinya kini tercabik-cabik dan terbakar oleh api kerinduan.

Ketika meninggal Rosulullah Saw, Fathimah menangis dan mensifatkannya dengan berkata kepada Sayyidina Anas RA ketika kembali dari penguburan Rosulullah SAW dalam keadaan di penuhi debu. Melihat hal tersebut, Fathimah berkata, “Wahai Anas, apa yang telah kau lakukan..?”
Anas menjawab, “Kami baru saja menguburkan Rosulullah SAW..!!”
Sayyidatuna Fathimah berkata lagi,”Apakah kalian senang wahai Anas, telah menaburkan debu atas Rosulullah SAW..???”
Anas pun berkata, “Demi Allah…!! Wahai Putri Rosulillah, kami tidak sadar atas apa yang telah kami lakukan. Tidaklah kami meletakkan dan selesai menguburkan kecuali kami baru sadar dan menyesali atas apa yang kami lakukan…!”

Bersambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s