Manaqib Sayyidatuna Fathimah al-Batuul (128)

Kemudian Sayyidatuna Fathimah memanggil Sayyidina Ali ibn Abi Tholib Kw dan mewasiatkan kepadanya 3 perkara. Berkata Sayyidatuna Fathimah,”Wahai suamiku Ali, aku merasa ajalku telah dekat. Sebentar lagi aku akan menyusul ayah dan ibuku.”

Sayyidina Ali pun tersentuh hatinya dengan penuh kesedihan, air mata Sayyidina Alipun telah menggenang di kelopak matanya, menggenggam tangan Fathimah dan menahan dirinya atas rasa yang sangat menyedihkan dan menyakitkan ini. Yang mana Sayyidina Ali baru saja di pedihkan atas meninggalnya Rosulullah SAW dan sekarang di timpa kesedihan atas meninggalnya Fathimah, istri tercinta. Sangat sulit dan berat sekali terasa di hati Sayyidina Ali, akan tetapi ini semua taqdir dan ketentuan Allah SWT. Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain pun menangis, kedua bocah kecil ini menangis atas kepergian Sang Bunda.

Sayyidatuna Fathimah berkata pada Sayyidina Ali, “Aku wasiatkan padamu, jika aku telah meninggal, menikahlah dengan Umamah putri saudariku Zainab.”
Setelah meninggal, Sayyidina Ali menikahi Sayyidatuna Umamah akan tetapi tidak mendapat anugerah anak satu pun.

Bersambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s