Malam Pertama Sang Wali

20130912-103035.jpg

al-Habib Ahmad bin Husain al-Idrus (cucunya Sulthonul Mala’) ingin melamar anak gadis pamannya, tapi beliau di tolak.

Kemudian beliau mendatanginya lagi dengan niat melamar dan beliau mewajibkan atas dirinya membaca kitab “asy-Syifa” karya Qodhi Iyadh di malam pertamanya jika pamannya menerima pinangannya.
Ketika melamar, ternyata pamannya kini menerima lamaran beliau dan di nikahkan dengan putrinya. Ketika malam pertama, Habib Ahmad membaca kitab, sedang istri beliau di sampingnya memegang lampu.

Subhanallaaah…!!! Alangkah indahnya malam pertama pengantin ini. Malam yang di awali dengan ilmu. Malam yang di awali dengan kitab mengenai Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam…….

Advertisements

Ketika Aku Jatuh Cinta

Cinta adalah sebuah Ni’mat, tapi jika di salahgunakan cinta bisa menjadi Niqmah (adzab). Tidak ada makhluq yang patut kita cintai lebih dari diri kita melebihi al-Musthafa, Shallallahu ‘Alaih Wa Sallam.

Banyak anak-anak muda yang teracuni oleh pemikiran-pemikiran yang ada di media elektronik, memberi suguhan agar mereka berkorban demi cinta walaupun pahit dan penuh rintangan, mengajarkan agar menjadi sang Pahlawan Cinta, sehingga para pemuda-pemudi melakukan apa yang mereka lihat dalam kehidupannya meskipun harus melakukan hal-hal yang haram, yang membuat mereka celaka dan hina nanti di Akhirat..!!

Kita kecurian kiblat.. Orang-orang mengalihkan kita dari Sang Nabi SAW dan Sayyidatuna Zahro’.. Kalau memang yang namanya kebahagian, ketentraman, keindahan, keharmonisan, keberuntungan ada di dalam cinta sebelum menikah, maka Demi Allah, pasti Allah akan cantumkan dalam Ayat-Ayat Suci-Nya. Pasti akan keluar dari kalam mutiara Sang Nabi SAW, pasti di ajarkan kepada Sang Zahro’..!!! Tapi mengapa tidak ada dalam sejarah Islam cinta di luar nikah…? Apakah Islam salah dan tak mengerti cinta..? Kalau bukan dari Islam, lalu dari mana sumbernya cinta..?

Tanyakan dan lihat kepada orang yang telah mendahului kita, yang dulunya mengaku cinta adalah segala-galanya..!! Apa yang mereka dapatkan dalam hidupnya..? Apa kekuatan cinta mereka kekal dan abadi..?
Laa.. Laa.. Laa.. Wa alf, laa.. Wallah..!! Tidak, Demi Allah…!!!

Allah menciptakan manusia dan Allah lebih tahu akan tentang cinta yang ada dalam hati manusia. Allah juga tahu bagaimana cara menaburkan benih-benih cinta agar tetap abadi.

Continue reading